The Runaways

The Rebel Young Girl!

SINOPSIS: Kristen Stewart and Dakota Fanning star in this music-fueled story of the ground-breaking, all girl, teenage rock band of the 1970s: The Runaways. The film follows two friends, Joan Jett and Cherie Currie, as they rise from rebellious Southern California kids to rock stars of the now legendary group that paved the way for future generations of girl bands. Joan and Cherie fall under the Svengali-like influence of rock impresario Kim Fowley, played by Michael Shannon, who turns the group into an outrageous success and a family of misfits. With its tough-chick image and raw talent, the band quickly earns a name for itself—and so do its two leads: Joan is the band’s pure rock’ n’ roll heart, while Cherie, with her Bowie-Bardot looks, is the sex kitten. Written and directed by Floria Sigismondi, the film chronicles Joan and Cherie’s tumultuous relationship on and off stage, as the band starts to break out.

bosan melihat kristen stewart di twilight saga? silakan mencicipi film lainnya yang satu ini, apalagi film ini melibatkan pemeran bella tersebut memerankan salah satu legenda rock wanita terkenal tahun 70an yaitu joan jett. bagi yang tidak tahu joan jett mungkin pernah mendengar lagu berjudul “i love rock n roll” yang dinyanyikan vokalis wanita, yap, itu adalah lagu paling terkenal joan jett bersama bandnya the blackhearts, tapi tahukah anda, sebelum joan jett melejit, joan jett memulai karirnya bersama band rock wanita pertamanya bernama the runaways. band yang digawangi oleh joan jett tersebut cukup melejit sebelum bubar pada waktu itu. lalu selain joan jett, ada cherie currie, vokalis wanita remaja berumur 16 tahun, sehingga image teenage girl rock band memang sangat lekat dengan band the runaways ini dikarenakan para personilnya memang masih muda semua.

semua berawal dari keinginan menggebu gebu joan jett (stewart) yang ingin bermain musik dan membentuk band, kesempatan tersebut datang ketika dia bertemu seorang pria bernama kim fowley (shannon) yang ternyata adalah seorang produser rekaman artis yang cukup ternama, mendengar ide dari jett tentang konsep all girl rock band, kim pun tertarik dan mulai mencari sosok vokalis yang cocok menjadi icon dari band yang kelak bernama the runaways ini, maka ditemukanlah seorang gadis lugu bernama cherie (fanning), cherie yang merupakan penggemar david bowie tersebut langsung didaulat menjadi front”girl” dari band the runaways. maka the runaways pun mulai menggebrak industri musik amerika, dengan lirik yang “nakal” hasil kreasi dari sang produser mereka yang nyentrik kim fowley seperti cherie bomb, the runaways makin melejit hingga ke luar amerika. tapi layaknya band band hebat manapun, selalu ada cobaan di puncak karir mereka, cherie sang vokalis nampaknya lebih banyak disorot oleh media massa sehingga menimbulkan kecemburuan dari personil yang lain, apalagi cherie gemar mengkonsumsi narkoba dan alkohol ditambah keadaan keluarganya yang masih membutuhkan dirinya yang masih belia membuat cherie makin tidak labil.

bisa ditebak, cekcok antara cherie dan personil lain pun terjadi, tetapi sang gitaris joan jett selalu membela cherie, apapun masalahnya, ternyata ketenaran bukan segalanya bagi cherie, masih banyak hal yang harus dia lakukan selain bernyanyi dalam band, bertolak belakang dengan joan jett yang memang ingin terus bermusik. dan pada akhirnya anda sendiri pasti bisa menebak apa yang terjadi dengan band the runaways yang hanya berumur pendek tersebut. kisah biografi ini diangkat dari buku karya cherie currie sendiri, menceritakan perjalanan mereka dari awal hingga bubar, dan kegilaan kegilaan yang dialami oleh joan jett maupun cherie bersama sama semua dituangkan dengan singkat, padat, dan jelas di film ini. akting mengejutkan pun ditunjukan oleh dakota fanning yang biasanya berperan menjadi gadis baik baik dan sopan, di film ini fanning tampil liar dan seksi, tapi bagi saya sendiri malah agak kurang sreg melihat penampilan fanning sebagai cherie currie yang liar, mungkin imej fanning sebagai artis cilik yang beranjak dewasa masih belum lepas dari benak saya, hehe, tapi ya mau bagaimana lagi, mungkin umur dari fanning sendiri memang cocok untuk peran cherie pada masanya itu. sedangkan kristen stewart tampil meyakinkan sebagai gadis rocker yang brutal dan liar, berbekal kaos sex-pistols dan gitar listriknya, kristen stewart menjelma menjadi dewi rock, dan jujur lebih pas daripada menjadi wanita yang diperebutkan oleh dua ras non-human di kisah twilight, hehe.

sementara itu mungkin penampilan yang paling menonjol adalah penampilan dari michael shannon sebagai kim fowley yang eksentrik, hehe, penampilannya sebagai produser yang sering mengatakan para gadis gadis the runaways ini dengan sebutan “dogs” memang paling mencolok, gayanya yang setengah kurang waras  ditambah dandanannya yang aneh menambah daftar ke-eksentrikan seorang produser yang menangani band KISS juga pada masa itu, dan michael shannon memerankannya dengan gemilang. overall film yang menceritakan asal usul band rock wanita the runaways ini tampil lumayan, disebut jelek tidak disebut bagus juga tidak begitu, semuanya serba pas, hanya saja nilai plusnya tentu ada pada musik musik yang ada di film ini, musik musik dari the runaways dan joan jett terus menghiasi sepanjang film ini, dan itulah yang saya suka dari film yang menceritakan perjalanan seorang musisi, ibaratnya dua hiburan menjadi satu, film dan musik! selain itu yang jelas film ini menambah wawasan saya tentang musisi legendaris yang ada di amerika sana, hehe. well, intinya the runaways walaupun tergolong standar cukup menghibur saya, dan betul seperti kata joan jett, i love rock n roll a lot! enjoy the gig!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s