Malu Bertanya Sesat Dijalan, Salah Bertanya Capek Dijalan!


yap yap yap, mohon maaf jika lama lama tulisan di blog saya ini bukan berisi review film film lagi, apa mau dikata, postingan sebelumnya menjelaskan dengan gamblang bahwa saya dalam posisi “lack of entertaiment”, alhasil pelampiasannya adalah menonton film film yang sudah berulang ulang diputar di televisi, hehe, walaupun jadul tapi kalau berkualitas toh tidak ada salahnya menonton walau diserang berjuta juta iklan yang mengganggu mood menonton saya, hehe. lalu kenapa saya harus minta maaf? haha, inikan blog saya sendiri, seperti kata pengantar di blog ini, blog aing kumaha aing.

cukup sudah, saya akan menyinkronkan dengan judul diatas setelah berbasa basi ria, suatu ketika beberapa hari kebelakang, situasi keuangan saya sudah mulai menipis, saya pun sebagai orang baru di ibukota kebingungan akan letak dimana ATM berada, karena hanya disitulah harapan saya untuk bisa mengisi kembali pundi pundi keuangan saya, maka tanpa pikir panjang saya bertanya kepada teman kost saya dimanakah letak ATM tersebut, setelah diberi 2 option akan letak ATM tersebut, saya memutuskan untuk mengambil option pertama yang intinya sebenarnya dua lokasi yang ditunjukan itu sama jauhnya, well, tidak masalah selama masih bisa ditempuh dengan berjalan kaki akan saya lakukan.

ditaksir sekitar 15 menit saya berjalan plus ditengah teriknya matahari dan hiruk pikuk lalu lintas di ibukota membuat saya bermandikan keringat, apalagi saya melakukan perjalanan menuju ATM tersebut jam 12 siang, yang sengaja saya atur seperti itu karena rencananya setelah mengambil uang saya akan langsung makan siang, akhirnya ATM yang terselubung (karena berada didalam minimarket! saya seperti orang udik memang) tersebut saya temukan, setelah bertanya tanya itu juga kepada satpam yang ada, dimanakah letak ATM yang plangnya ada tapi ATMnya tidak ada.

saya pun mengambil uang dan menyelesaikan misi saya dengan berjalan pulang lagi sambil menuju kostan, dalam hati saya berpikir, inilah jarak yang harus saya tempuh setiap bulannya jika ingin mengambil uang, tapi baiklah, tidak mengapa, sama saja Continue reading

Weird Dream


Weird Dream!

karena tidak ada film untuk direview dan tidak ada musik untuk dishare, maka untuk sementara saya akan mereview mimpi saya sendiri (saking tidak ada kerjaan lagi dan autis total), tapi sebelumnya, tolong dibaca dengan lafalan yang benar judul diatas, weird not wet! hal yang saya lakukan ini sebenarnya hampir mirip premisnya final fantasy spirit within yang beberapa tahun lalu diputar, entah sudah berapa dekade, film yang digadang gadang sebagai puncak dari penggunaan teknologi CGI, sama halnya seperti avatar sekarang. lalu kenapa kita jadi berbicara soal film lagi? i dont know, saya hanya rindu akan menonton (curcol).

beberapa hari ini saya agak terganggu dengan kegaduhan tetangga kostan saya yang membawa temannya serombongan dan membuat kegaduhan sehingga saya tidak nyaman tidur, mau marah juga bingung karena saya sendirian (alias tidak berani) sedangkan mereka banyakan, jadi saya pasrah saja menjalani hari hari suntuk saya yang ternyata tidak bisa disembuhkan saat tidur malam, tapi well! kegaduhan itu hilang sesaat, kamar kostan yang biasa dipenuhi segerombolan pemuda (saya taksir mereka adalah sekumpulan mahasiswa kurang hiburan) itu pada bubar. malam tadi saya berhasil tidur pulas, hampir 8 jam! dan efeknya adalah saya bermimpi yang aneh sekaligus menarik, mumpung saya masih ingat saya akan menceritakannya.

mimpi saya semalam terbagi dalam 2 plot, seperti halnya film inglorious basterds, plot para the basterds dan plot shosanna gadis yahudi yang diburu nazi, bedanya dalam inglorious basterds 2 plot tersebut bertemu di akhir untuk membunuh sang fuhrer, sedangkan dalam mimpi saya 2 plot tersebut tidak berhubungan sama sekali, masih terdengar seperti omong kosong belaka? jangan teruskan membaca takutnya anda muntah, kembali lagi pada pilihan anda.

why don't you score a goal!

terima kasih bagi yang masih membaca (walau saya yakin pacar saya pun pasti tidak akan membaca tulisan ini) mimpi saya yang terbagi dalam 2 plot itu bertolak belakang dan sangat aneh, plot pertama mungkin karena sehari sebelumnya saya menonton pertandingan persib yang sukses membantai persema 4-0, hingga akhirnya di mimpi ini, saya seperti menyaksikan pertandingan persib lagi, tapi entah melawan siapa, dan banjir gol terjadi lagi, saking gol el-loco tidak dapat dibendung, sampai sampai hilton pun tidak bisa memasukan gol padahal gawang sudah kosong melompong, tidak ada yang menjaga! tapi tidak masuk, tapi entah ketika saya melihat penonton sekeliling, mereka merasa tidak puas dan kecewa ketika hilton tidak bisa Continue reading

Back Again… (for Last Time)


setelah entah berapa lama saya hiatus dari postingan terakhir saya, mohon maaf kepada para silent reader yang biasanya mampir ke blog saya untuk sekedar melihat review film film yang saya tonton alakadarnya, entah mengapa sebulan terakhir ini menjadi sangat berat bagi saya, saya harus bekerja, meneruskan cita cita saya setelah selesai mengerjakan skripsi, lulus, dan akhirnya diwisuda, hingga siklus kehidupan selanjutnya berlanjut, yaitu bekerja!

alhamdulilah saya diterima bekerja di salah satu perusahaan media terbesar di indonesia, well, walaupun pada akhirnya pekerjaan saya kembali lagi di depan komputer dan online, tapi rutinitas saya menonton film pun seperti berhenti begitu saja. beberapa hal yang menyebabkan saya berhenti menonton film selama sebulan (apalagi bulan bulan ini digempur film film berkualitas macam shutter island yang sudah saya nanti dan tak sanggup untuk menontonnya) adalah karena saya harus hijrah dari kota asal saya tercinta kota kembang kota paris van java dengan seadanya, ngekost di ibukota yang tidak seberapa, membawa diri dan peralatan alakadarnya, meninggalkan semua hiburan di rumah, puluhan giga koleksi film yang tidak sempat ditonton.

betul, saya mati akan hiburan disini, bekerja semi solitaire di perusahaan media ini, menatap monitor seharian, makan siang sendiri, merokok sendiri, bagaikan orang terasing, demi mencari rejeki dan pengalaman. saya bukannya mengeluh disini, tapi terdapat begitu banyak perbedaan yang sangat signifikan dalam hidup saya, yang biasanya sehari hari hidup normal, minimal seminggu menonton satu film, sekarang Continue reading