Love and Other Drugs (2010)


LAOD

Sinopsis: Maggie is an alluring free spirit who won’t let anyone – or anything – tie her down. But she meets her match in Jamie, whose relentless and nearly infallible charm serve him well with the ladies and in the cutthroat world of pharmaceutical sales. Maggie and Jamie’s evolving relationship takes them both by surprise, as they find themselves under the influence of the ultimate drug: love. Based on Jamie Reidy‘s memoir Hard Sell: The Evolution of a Viagra Salesman.

  • Release Date:November 24th, 2010
  • Starring:

    20 more cast & crew »

  • Director:Edward Zwick
  • Writer:Marshall Herskovitz, Charles Randolph, Jamie Reidy, Edward Zwick
  • Studio:Twentieth Century Fox
  • Genre:Drama
  • Judulnya memang terbilang kurang enak didengar oleh kuping saya, tapi karena Anne Hathaway banyak berceloteh ketika menjadi host di ajang Academy Award kemarin soal dirinya yang tampil telanjang di film yang berjudul Love and Other Drugs ini, saya jadi makin penasaran, wajarlah naluri lelaki. Maka saya pun menonton film ini tanpa ekspektasi yang berlebihan.

    Tanpa basa-basi, memang benar adanya, bahwa satu jam film ini, atau bisa disebut babak satu, berisikan adegan-adegan yang didominasi oleh hubungan intim antara Jake Gyllenhaal dan Anne Hathaway. Maka di babak kedua, yaitu sekitar 45 menit terakhir barulah konflik dimulai dan cerita sebenarnya film ini disampaikan.

    Maggie (Hathaway) adalah seorang wanita cantik dan atraktif yang baru saja bertemu dengan seorang pria yang beredukasi tinggi tapi berkelakuan seenaknya dan berprofesi jadi seorang sales “obat kuat” di rumah sakit, yaitu Jamie (Gyllenhaal). Tapi setelah hubungan romantis yang penuh gairah telah mereka jalani, Jamie menyadari bahwa Maggie sebenarnya menderita Continue reading

    Requiem for a Dream


    RFAD

    SINOPSIS: Drugs. They consume mind, body and soul. Once you’re hooked, you’re hooked. Four lives. Four addicts. Four failures. Doing their best to succeed in the world, but failing miserably, four people get hooked on various drugs. Despite their aspirations of greatness, they succumb to their addictions. Watching the addicts spiral out of control, we bear witness to the dirtiest, ugliest portions of the underworld addicts reside in. It is shocking and eye-opening but demands to be seen by both addicts and non-addicts alike.

  • Release Date:October 27th, 2000
  • Starring:

    20 more cast & crew »

  • Director:Darren Aronofsky
  • Writer:Hubert Selby Jr., Darren Aronofsky
  • Studio:Artisan Entertainment
  • Genre:Crime, Drama
  • Sudah tidak terhitung ada berapa film yang mengetengahkan tema dampak bahayanya obat-obatan terlarang bagi tubuh kita. Trainspotting bisa disebut salah satu film yang mengetengahkan tema tersebut, film arahan Danny Boyle tersebut menjadi salah satu film yang memorable sampai saat ini. Trainspotting memberikan gambaran bahwa narkoba hanya akan membuat kehidupan menjadi lebih runyam saja. Empat tahun setelah Trainspotting rilis, muncul satu film yang lagi-lagi memorable sampai saat ini dan sama-sama mengetengahkan tema drugs addict, film tersebut berjudul Requiem for a Dream, film garapan Darren Aronofsky ini memberikan gambaran yang lebih eksplisit dan lebih gila dari Trainspotting dalam mengekspos orang-orang yang kecanduan obat-obatan terlarang.

    Uniknya Aronofsky tidak melulu menyorot penggunaan obat-obatan terlarang layaknya heroine dan cocaine, tapi juga obat konvensional yang dipakai di dunia kedokteran ikut menjadi sorotan di filmnya ini. Ya, betul, Aronofsky berhasil menyajikan makna “kecanduan” lebih dalam dan detail, heroine dan cocaine bukanlah satu-satunya obat yang bisa merusak kehidupan seseorang, obat diet, obat pelangsing dan semacamnya pun dapat berubah menjadi “heroine” jika Continue reading