Cemetery Junction

CJ

SINOPSIS: The film is a coming of age tale about young guys working for an insurance company in the ’70s which Ricky Gervais is co-writing and directing with Stephen Merchant.

Ricky Gervais is back, kali ini ia kembali dengan film drama remaja barunya berjudul Cemetery Junction. Terakhir saya melihat akting Ricky Gervais di film the Invention of Lying yang lumayan menghibur. Sekarang Ricky Gervais menjadi sutradara di film terbarunya ini bersama Stephen Merchant, walau ia muncul juga di depan layar tapi tidak begitu vital peran yang ia mainkan disini. Film-film dari negeri ratu Elizabeth memang mempunyai daya tarik tersendiri, khususnya buat saya. Entah kenapa, aksen yang kental dan komedi yang natural menjadi nilai lebih dari tiap-tiap film British yang memang mengusung tema komedi. Tidak terkecuali film terbaru Ricky Gervais ini, walau bergenre drama remaja, tapi tetap unsur komedinya tidak hilang.

Cemetery Junction sendiri adalah suatu daerah kecil di kota Reading Inggris. Daerah ini menjadi tempat lahir dan tumbuhnya tiga orang pemuda bernama Bruce (Hughes) Freddie (Cooke) dan Snork (Doolan). Mereka adalah sahabat karib dari kecil. Sekarang mereka sudah mempunyai pekerjaan masing-masing. Bruce bekerja di pabrik yang sama tempat ayah Freddie bekerja, kemudian Snork bekerja di stasiun kereta api Cemetery Junction dan Freddie mencoba peruntungan bekerja sebagai sales asuransi di kantor Mr Kendrick (Fiennes) yang tidak lain adalah ayah dari cinta masa kecil Freddie, yaitu Julie (Jones).

Hubungan persahabatan mereka terbilang baik-baik saja, hingga di satu waktu Freddie merasa jengah dengan keadaanya sekarang, ia tidak mau berakhir seperti sahabatnya Bruce yang selalu bekerja di pabrik, belum lagi karir Freddie sebagai sales asuransi mandeg. Oleh karena itu, setelah bertemu dengan Julie, Freddie mulai bersemangat kembali, Freddie ingin keluar dari Cemetery Junction dan mencari pengalaman baru, sama halnya dengan Julie. Namun disatu sisi, Freddie jatuh cinta kepada Julie yang ternyata sudah bertunangan dengan pria lain. Ya, kisah pencarian jati diri dan sedikit romantisme anak muda ini disajikan dengan sangat apik oleh Ricky Gervais dan Stephen Merchant.

Selain konflik yang dialami oleh Freddie dan Julie, konflik serupa pun dialami oleh Bruce yang gemar membuat onar dan keluar masuk penjara. Tindakan yang dilakukan Bruce adalah proyeksi dari rumah tangga orang tuanya yang hancur. Selain itu Snork yang memerankan karakter humoris pun diam-diam mempunyai konflik, dimana lelucon-leluconnya sulit dicerna orang lain, hal itulah yang membuat Snork susah mendapat pacar. Tiga orang dengan tiga permasalahan yang berbeda, mungkin konflik Snork tidak masuk hitungan, tapi tetap, kehadiran Snork menjadi obat tawa di film ini.

Dengan setting tahun 70-an dan musik-musik British yang memorable layaknya Elton John dan John Lennon, Ricky Gervais sukses menghadirkan sebuah film drama remaja yang asyik untuk ditonton dan penuh dengan pesan moral yang kalau dibilang sih klise, tapi tetap cocok dengan tone film ini. Tiga pemuda yang berkarakter berbeda ini layaknya representasi anak-anak muda jaman sekarang. Bruce, pemuda liar yang tidak peduli dengan aturan, Freddie, pemuda yang ingin berubah menjadi lebih baik tapi terkungkung keadaan sekitarnya dan Snork, pemuda yang selalu “mengikuti” dua sahabatnya.

Seperti kata lagu, persahabatan bagai kepompong. Persahabatan Bruce, Freddie dan Snork pun mendapat cobaan, hal tersebut yang menjadi klimaks dari film ini. Well, walau Ricky Gervais hanya berperan sebagai karakter sampingan, yaitu ayah Freddie, tapi lelucon-leluconnyalah yang selalu ditunggu-tunggu saya, apalagi ketika perang mulut dengan nenek Freddie, he-he. Overall, film ini sukses menyajikan tontonan yang menghibur sekaligus memberi pelajaran, dan pelajaran yang paling berharganya tentu saja seperti tagline film ini, “be young, be free, be somebody!” bloody right mate! enjoy the friendship from cemetery junction.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s