The Extra Man

The Extra Man

SINOPSIS: Louis Ives (Dano) fancies himself a hero in an F. Scott Fitzgerald novel. He favors neckties, blue blazers, and sport coats. After an embarrassing incident involving a brassiere fetish, he loses his teaching job at a Princeton prep school and heads to New York to fulfill his dream of becoming a writer. In New York, he rents a room in the madly discombobulated apartment of Henry Harrison (Kline), a failed but brilliant playwright who dances alone to old Broadway records, sneaks into the opera, and performs, with great style, the duties of an extra man — an escort for the rich widows of the Upper East Side. While Louis dreams of escorting dowagers himself one day, he becomes infatuated with Mary (Holmes), a socially-aware co-worker at the environmental magazine where he is employed and befriends Gershon (Reilly), Henry’s hirsute musical neighbor. The two men (Kline and Dano), separated in age by more than forty years, eventually develop an irascibl mentor/apprentice relationship, and they form a bond the depths of which is hardly expected.

  • Release Date:July 30th, 2010
  • Starring:

    20 more cast & crew »

  • Director:Shari Springer Berman, Robert Pulcini
  • Writer:Robert Pulcini, Jonathan Ames, Shari Springer Berman
  • Studio:Magnolia Pictures
  • Genre:Comedy
  • paul dano kembali lagi di film bergenre drama komedi yang rilis tahun ini. setelah sebelumnya tampil gemilang dalam film nominasi oscar there will be blood dan juga film keluarga yang menyentuh little miss sunshine, paul dano sekarang berduet bersama kevin kline di film terbarunya yang berjudul the extra man, yang menceritakan persahabatan beda usia (jauh) yang sangat aneh dan rumit untuk dipahami. paul dano memang tergolong aktor muda yang pandai memerankan karakter unik unik, tidak terjebak dalam stereotip film remaja romantisme dan semacamnya, di the extra man ini paul dano menjadi pemuda yang terobsesi menjadi seorang perempuan, tapi dia bukan gay, hehe, memang sangat aneh.

    the extra man memang terbilang film yang tidak begitu terdengar gaungnya, justru saya mencoba menonton film ini karena melihat rekomendasi dari majalah total film di bagian “film yang harus ditonton matinee” aneh bukan? memang total film suka aneh aneh, makanya saya mencoba menonton the extra man ini. bercerita tentang seorang pemuda mantan guru di princeton yaitu louis (dano) yang baru pindah ke new york demi mengejar impiannya menjadi seorang penulis layaknya penulis pujaanya fitzgerald. di new york louis menyewa kamar di apartemen milik harrison (kline) seorang pria yang sudah berumur dan memiliki kelakuan aneh, karena dulunya harrison adalah pemain opera, dan sekarang profesi harrison adalah seorang “escort”, tapi dia lebih senang menyebut istilah escort itu dengan “extra man” yap, harrison selalu menjadi teman kencan para wanita tua kaya raya yang sudah menjanda, tapi bukan sebagai gigolo, profesi yang aneh memang.

    bersama harrison dan louis tinggal juga gershon (reilly) teman harrison yang tinggal satu lantai dibawah apartemen miliknya, gershon tidak kalah anehnya, selain berpenampilan menyeramkan tapi gershon bersuara layaknya perempuan, memiliki nada suara tinggi. sementara penyakit louis sendiri sudah akut, terobsesi memakai pakaian perempuan karena itu yang bisa memuaskan hasratnya (baca: fetish) apalagi di kantor barunya tempat louis bekerja, louis naksir pada seorang teman kerjanya yaitu mary (holmes), tapi karena tidak kesampaian, maka louis kembali melakukan hobinya yang aneh, yaitu berdandan secantik mungkin supaya mirip dengan mary. memang kumpulan orang orang aneh.

    film ini tidak lebih dari sebuah kisah bagaimana hubungan seorang pemuda yang mempunyai hobi yang aneh dengan seorang pria tua yang berprofesi sebagai escort para janda tua yang nyentrik berjalan. harrison layaknya menjadi seorang mentor baru bagi louis yang punya hobi entah penyakit akut karena obsesinya dengan wanita. maka dimulailah kegilaan kegilaan hidup mereka yang dinarasikan dengan sangat elegan entah konyol layaknya cerita cerita novel yang ditulis oleh fitzgerald, panutan louis sendiri. sebagai film drama komedi, mungkin the extra man ini tidak sepenuhnya membuat saya tertawa puas sampai menangis, hanya saja kisah yang terjadi sepanjang film ini cukup lumayan untuk diikuti hingga akhir, tidak terlalu membosankan, malah yang ada adalah kekonyolan dari pencarian jati diri louis yang makin tidak karuan.

    sebagai sebuah film komedi, mungkin bagi saya tidak begitu mengena, tapi sebagai film drama kehidupan hubungan seorang pemuda dan pria, well, film ini lumayan untuk ditonton di waktu luang, tidak terlalu spesial banget, tapi tidak jelek juga kok, akting kaku dano bisa dibilang jempolan, layaknya pemuda malu malu kucing dan kaku bagaikan orang yang hidup di tahun 20an sebagaimana yang diimpikannya, dano berhasil memerankan karakter tersebut dengan prima, sama halnya dengan kevin kline sebagai harrison yang berkelakuan aneh dan nyentrik, sementara justru john c.reilly yang berperan tidak terlalu dominan malah membuat saya tertawa gara gara suaranya yang sengaja ditinggikan agak maksa, hehe. aneh bin aneh, well, kalau tidak ada kerjaan, bisa dicoba film ini, apalagi anda yang kangen dengan penampilan paul dano, enjoy the extra man guys!

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s