Centurion

The Brutality of Picts (not Rome)

SINOPSIS: AD 117. The Roman Empire stretches from Egypt to Spain, and East as far as the Black Sea. But in northern Britain, the relentless onslaught of conquest has ground to a halt in face of the guerrilla tactics of an elusive enemy: the savage and terrifying tribes known as the Picts.

Quintus, sole survivor of a Pictish raid on a Roman frontier fort, marches north with General Virilus’ legendary Ninth Legion, under orders to wipe the Picts from the face of the earth and destroy their leader Gorlacon.

But when the legion is ambushed on unfamiliar ground, and Virilus taken captive, Quintus faces a desperate struggle to keep his small platoon alive behind enemy lines, evading remorseless Pict pursuers over harsh terrain, as the band of soldiers race to rescue their General, and to reach the safety of the Roman frontier.

setelah libur panjang akhirnya saya kembali menonton film lagi, dan film yang saya tonton pertama adalah film dari michael fassbender yang berjudul centurion, tapi sebelum lanjut, saya mau mengucapkan minal aidzin wal faidzin mohon maaf lahir batin terlebih dahulu, hehe, semoga liburan lebaran anda menyenangkan semuanya, sama halnya dengan saya, mengasyikan! walaupun capek dan waktu tak terasa berlalu begitu cepat, hehe, tapi ya sudahlah, yang penting kita sehat semua dan bisa beraktivitas normal kembali, salah satunya dengan menonton film tentunya.

sebenarnya sebelum centurion, film pertama yang saya tonton sesudah lebaran adalah film chris rock yang mengisahkan tur stand-up comedy-nya di tiga kota besar dunia yang berjudul kill the messenger, tapi apa sih yang bisa saya ceritakan dari sebuah acara stand-up comedy? anda harus menonton langsung pokoknya, karena sulit diceritakan, hehe, dijamin lawakan lawakan chris rock akan membuat anda tertawa sampai menangis! selepas acara lawakan chris rock, film selanjutnhya adalah centurion, film yang dibintangi oleh michael fassbender, dominic west dan juga salah satu artis favorit saya yang berperan sebagai wanita keji di centurion ini yaitu olga kurylenko. centurion sendiri mengisahkan cerita tentang kekuasaan para tentara romawi yang sudah mendunia pada masanya, tapi ada satu masalah dimana ada sebuah pemberontakan dari kaum picts, mereka adalah bangsa yang kejam dan brutal, tentu saja kekejaman mereka adalah balasan dari kekejaman para tentara romawi yang menginvasi kaumnya.

kemudian ada seorang tentara romawi bernama quintus dias (fassbender) yang disekap oleh kaum picts, dia pun berhasil melarikan diri dari tahanan kaum picts tersebut hingga akhirnya diselamatkan oleh tentara romawi legion ke 9 (the ninth legion) yang dipimpin oleh jendral yang disegani para tentaranya yaitu virilus (west) tapi sayang, kehadiran pasukan virilus pun dicium oleh para kaum picts, dan mereka disergap dan dibantai seketika oleh kaum picts yang sudah menunggu pasukan virilus. kaum picts dengan etaine (kurylenko) sebagai seorang hunter sekaligus tracker berhasil membantai hampir seluruh legion dari pasukan virilus, sementara virilus sendiri ditawan oleh para kaum picts, bisa ditebak, quintus dan beberapa tentara romawi lainnya yang selamat berusaha kembali ke tempat para kaum picts yang menyekap jendral mereka, maka petualangan quintus dkk pun dimulai demi menyelamatkan jendral pemberani mereka, pemimpin the ninth legion.

cerita epik ini dibalut dengan sangat brutalnya sehingga kesan bar-bar dan perang kolosal jaman kekuasaan romawi benar benar terasa, darah dan potongan tubuh berserakan dimana mana, apalagi peran olga kurylenko sebagai etaine yang sangat kejam membuat saya sedikit merinding, karena di film ini doi sama sekali tidak bicara karena memang perannya adalah wanita pemburu keji yang bisu karena lidahnya dipotong ketika dia masih kecil oleh para tentara romawi. film ini menceritakan bagaimana ketangguhan para tentara romawi tidak ada apa apanya dibandingkan kaum bar-bar seperti kaum picts. soal sejarahnya saya sendiri tidak begitu tahu apa film ini memang murni fiksi atau ada sejarah tersendiri, apalagi tentang the ninth legion yang dipimpin virilus, well, ibarat film film perang brutal jaman dahulu, centurion bisa menjadi pilihan anda bagi yang suka film film seperti the 13th warrior ataupun pathfinder dan lainnya, tapi bagi anda yang tidak suka darah dan kekejaman yang eksplisit, jauhi saja film ini, karena seperti tagline dari film centurion ini, history is written in blood! enjoy the slaughter!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s