Greenberg

The Complicated Guy

SINOPSIS: Roger Greenberg [Ben Stiller], single, fortyish and at a crossroads in his life, finds himself in Los Angeles, house-sitting for six weeks for his more successful/married-with-children brother. In search of a place to restart his life, Greenberg tries to reconnect with old friends including his former bandmate Ivan [Rhys Ifans]. But old friends aren’t necessarily still best friends, and Greenberg soon finds himself spending more and more time with his brother’s personal assistant Florence [Greta Gerwig], an aspiring singer and also something of a lost soul. Despite his best attempts not to be drawn in, Greenberg and Florence manage to forge a connection, and Greenberg realizes he may at last have found a reason to be happy.

sebuah film terbaru dari ben stiller, yap, siapa yang tidak tahu komedian ternama ini, bersama adam sandler dan rob schneider mungkin era kejayaan ben stiller, tapi era ben stiller terus berlanjut, sekarang mereka tergolong komedian kawakan alias senior, hehe, tapi uniknya sekarang adalah saya akan membahas film terbaru ben stiller yang tidak seperti biasanya, sebuah drama yang mengisahkan tentang hubungan dua insan manusia yang jatuh cinta tapi rumit, terdengar klise memang, tapi mungkin memang seperti itu gebrakan terbaru dari ben stiller, tidak melulu bermain komedi, walaupun genre film ini drama dan komedi, tapi lebih banyak porsi dramanya di film ini. selain ben stiller ada greta gerwig yang menjadi love interest ben stiller disini, saya baru melihat penampilan dari wanita muda lucu dan cantik ini (atau mungkin memang saya yang ketinggalan jaman, hehe) dan menurut saya sangat cocok juga jika dipasangkan dengan karakter roger greenberg yang diperankan ben stiller disini.

cerita sederhana, bermula dari kedatangan roger greenberg (stiller) ke rumah kakaknya di los angeles, yap, ben akan menjaga rumah kakaknya selama beberapa minggu dikarenakan kakaknya berlibur ke luar negeri, kakaknya hanya menitipkan pesan pada greenberg, jika butuh apa apa hubungi asistennya yaitu florence (gerwig), lalu greenberg yang kesepian pun mulai berhubungan dengan teman teman lamanya di LA, tapi selain itu, greenberg mulai menjalin komunikasi yang terbilang ekstrem dengan florence, well, bisa ditebak, akhirnya mereka saling menyukai hanya dalam hitungan hari, tapi florence harus sabar, karena greenberg bukanlah pria seperti biasanya, seperti pesan kakanya greenberg, bahwa roger baru keluar dari rumah sakit mental, oleh karena itu perilaku greenberg selalu berbeda beda tiap harinya, walau sebetulnya didalam hati terdalam roger, dia mencintai florence dengan tulus. apakah florence yang terbilang masih mencari cinta sejatinya ini bisa menemukan hal tersebut dalam diri roger greenberg? itu tugas anda untuk mengetahuinya (walaupun nampaknya anda sudah tahu akhirnya akan seperti apa, hehe)

ben stiller memerankan roger greenberg karakter pria labil yang nampak tidak menyenangi hal hal yang ada di sekelilingnya, tidak menyenangi keramaian dan lain lain, dirinya yang terlihat tegar diluar ternyata rapuh didalam, apalagi usianya yang sudah menginjak 40 tahun membuat jiwanya makin tersesat, tapi nampaknya florence adalah jawaban dari kegundahannya selama ini. mungkin itu adalah sepenggal pesan yang ingin disampaikan film yang berjudul greenberg, sebuah tema sederhana yang lumayan menggigit, tapi jangan salah, greta gerwig dan ben stiller melakukan beberapa adegan “vulgar” disini, oleh karena itu film ini bukan untuk dikonsumsi kalangan umum (apalagi anak anak, hehe) sesuai dengan taglinenya “he’s got a lot on his mind” greenberg adalah pria yang nampaknya sulit dipahami, sehingga florence pun harus sabar menghadapinya, tapi berkat florence juga greenberg sadar, bahwa sudah waktunya dia harus menghargai orang lain apalagi orang tersebut telah merubah hidupnya yang selama ini terombang-ambing.

akting ben stiller sebagai pria “bermasalah” cukup meyakinkan di film ini, walaupun filmnya terus bergulir dengan sunyinya saya tidak mengantuk sama sekali! karena tingkah greenberg disini selalu aneh dan berubah rubah, sehingga saya penasaran akan seperti apakah hubungan florence dan greenberg ini, walau di pertengahan film saya sudah menduga akan seperti apa akhirnya film ini, hehe. sementara greta gerwig sebagai florence berakting sangat natural dan lucu untuk diperhatikan, apalagi wajah polos yang diperlihatkannya ketika tubuhnya yang lumayan montok digerayangi ben stiller (damn!) hehe, oleh karena itu film ini mempunyai scene scene yang unik sekaligus vulgar, hehe. well untuk sebuah tontonan, greenberg cukup menemani waktu senggang saya, sebuah drama yang tidak biasa dari ben stiller, jelas film ini adalah sebuah refleksi dari banyaknya hubungan percintaan yang sulit untuk dimengerti dalam kehidupan bermasyarakat di amerika sana, well, seperti itulah cinta, dan jika roger greenberg yang mengalaminya, film ini yang akan menggambarkannya, well, enjoy then!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s