12 Angry Men

12 Angry Juror!

SINOPSIS: Sidney Lumet’s directorial debut is a snapshot of the American judicial system in action. Twelve average New York males convene in a very small jury room on a very hot day in order to reach a… Sidney Lumet’s directorial debut is a snapshot of the American judicial system in action. Twelve average New York males convene in a very small jury room on a very hot day in order to reach a verdict in a murder trial. Almost everyone wants to vote guilty and get on with their lives except for Juror No. 8 (Henry Fonda), a conscientious citizen who insists on establishing reasonable doubt. Arguments are made, cigarettes are smoked, murder weapons examined, diagrams drawn, and prejudices revealed. Firm opinions weaken and reverse; voices get raised, the clock ticks, and a ghetto kid’s life hangs in the balance. Lumet’s direction and camerawork steadily builds pressure into the plot. Things start out casual, but wind up so close and tight you can count the pores on the actors’ noses. Fonda is good in a role well-suited to his extra-large sense of human dignity but the stealth giant in this actors dozen is the ferocious Lee J. Cobb. Jack Klugman, E.G. Marshall, Martin Balsam, Ed Begley, and Jack Warden play some of the other jurors, and a better assemblage of grizzled method actors shouting at each other won’t likely come again. 12 ANGRY MEN was originally written for television, it is a true classic of the anti-McCarthy message era, and is not to be missed.

Runtime: 1 hr 36 mins

Genre: Dramas

Starring: Henry Fonda, Lee J. Cobb, Martin Balsam, Jack Klugman, Jack Warden, E.G. Marshall, Ed Begley

Director: Sidney Lumet

Director: Sidney Lumet
Screenwriter: Reginald Rose
Producer: Henry Fonda, Reginald Rose
Composer: Kenyon Hopkins

salah satu film yang melegenda, film yang rilis tahun 1957 ini tetap saja masih memikat hati sampai detik ini, saya tergolong orang yang terpikat tersebut, terhipnotis dengan kesederhanaan dan keeleganan film ini, sidney lumet selaku sutradara benar benar menyajikan drama yang intens sekaligus berkelas, dengan latar satu ruangan terus terusan dari awal hingga akhir cerita, film ini benar benar tidak membuat saya bosan sama sekali, benar benar hidup berkat dialog dialog  cerdas yang terjadi antar para juri yang sedang berusaha keras untuk mengambil keputusan suatu kasus yang sedang berjalan. amerika adalah salah satu negara yang memakai sistem hukum anglo saxon, dimana keputusan tertinggi bukan di tangan hakim melainkan para juri yang menyaksikan jalannya suatu persidangan, maka tugas para juri ini bisa dibilang termasuk berat, karena harus menyatukan pendapat dan kesimpulan mereka masing masing hingga menjadi satu suara bulat yang menentukan keputusan suatu persidangan.

12 angry men dengan gamblang menyajikan perdebatan sengit diantara 12 juri yang hadir di sebuah sidang yang melibatkan seorang remaja yang menjadi tersangka pembunuhan ayahnya sendiri, maka ke 12 juri ini harus mengambil keputusan, apakah anak tersebut bersalah atau tidak? pada awal mulanya lebih dari setengah 12 juri tersebut mengatakan bersalah, tapi ada satu orang yang kurang setuju, juri yang tidak setuju diperankan oleh henry fonda, uniknya di film ini para nama juri tidak pernah disebutkan sehingga hanya tahu berdasarkan urutan nomor duduk mereka, juri 1, juri 2 dan seterusnya. juri yang diperankan henry fonda tidak setuju dengan keputusan cepat para juri lainnya bahwa anak tersebut bersalah dan harus dihukum mati, maka dimulailah suatu perdebatan mengapa dan karena apa anak yang menjadi tersangka itu bersalah. perdebatan sengit terus terjadi hingga para juri mempunyai alasan dan argumen masing masing apalagi banyak bukti yang memperkuat bahwa anak itu bersalah, lalu apakah benar anak itu bersalah?

The Room full of Temper!

perdebatan yang terjadi di ruang para juri ini benar benar menyita perhatian saya, walau semuanya berisi omongan-omongan yang saling bertolak belakang maupun melengkapi tapi lama lama argumen para juri tersebut membentuk suatu kesimpulan atau hipotesis yang brilian diluar panasnya perdebatan itu sendiri, betul! 12 angry men dengan jeniusnya meracik suatu dialog dialog yang bermakna dan berbobot diantara para juri sehingga mereka bisa mengambil keputusan bukan hanya karena bukti bukti materiil yang dihadirkan di ruang sidang semata, tapi juga berdasarkan logika dan ilmu pengetahuan mereka. jujur saya akui naskah film ini benar benar ditulis sempurna oleh reginald rose selaku screenwriter dan sidney lumet menyajikannya secara indah dalam bentuk visual. walau hanya dalam satu ruangan selama hampir 90 menit, tetapi saya terus dibuat penasaran akan argumen argumen yang keluar dari tiap mulut juri, apalagi yang akan diperdebatkan, waktu pembunuhan? senjata pembunuh? saksi mata? dan masih banyak lagi yang pada akhirnya keputusan paling masuk akal pun diambil oleh mereka semua secara sepakat, dari pertentangan yang penuh amarah hingga satu suara yang mufakat, ini adalah film berkualitas sepanjang masa menurut saya! an instant classic! drama cerdas istilahnya, dan jangan salah diantara ke 12 juri tersebut semua aktor bermain cemerlang! tidak ada minusnya sama sekali, semua memerankan karakter mereka dengan sangat gemilang apalagi henry fonda sebagai juri yang mengatakan “not guilty” pada awal film ini dimulai. anda harus menontonnya, maka anda akan tahu, guilty or not guilty? enjoy!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s