(Have You Ever Consider) Rampage?

The Unpredictable Uwe Boll

SINOPSIS: A small town misanthrope builds a bulletproof Kevlar suit and goes on a merciless killing spree in this visceral thriller from director Uwe Boll (HEART OF AMERICA, POSTAL). Bill Williamson (Brendan Fletcher) is frustrated. Well into his 20s but still aimless, the only time Bill leaves his parent’s house is to hang out with his best friend Evan (Shaun Sipos). But Bill’s mom (Lynda Boyd) and dad (Matt Frewer) are getting tired of supporting their freeloading son, and begin turning up the pressure on him to finally find his own place to live. When Bill’s boss refuses to give him a raise, something snaps deep inside. Bill is going to send a message to society, and society isn’t going to like what he has to say. By the time the gunfire starts there’s no turning back, and even the innocent won’t be safe as Bill embarks on a grim mission to cleanse this world one bullet at a time.

Runtime: 85 mins

Genre: Action/Adventure

Starring: Brendan Fletcher, Matt Frewer, Shaun Sipos

Director: Uwe Boll
Screenwriter: Uwe Boll
Composer: Jessica De Rooij

apa yang terjadi dengan uwe boll? terkenal dengan film film adaptasi gamenya yang banyak dicela oleh seantero penikmat film di dunia tidak membuatnya berhenti berkarya, dan kali ini, uwe boll diam diam menggebrak para penikmat film dengan karya terbarunya yang non-adaptasi game, dan tebak, film itu banyak dipuji, dan saya pun menjadi penasaran, karena karya terakhirnya yang saya tonton yaitu dungeon siege agak mengecewakan saya, padahal itu adalah game favorit saya sepanjang masa. dengan judul rampage dan cover yang terlihat biasa biasa saja, ternyata benar kata orang orang! rampage untuk takaran uwe boll adalah film yang bagus! jauh lebih bagus dari film film terdahulunya, dan disini artian bagus adalah benar benar bagus! serius! walaupun film ini tidak begitu booming, anda harus saksikan rampage karya uwe boll ini, benar benar karya yang langka.

dengan cerita pembantaian yang dilakukan oleh seorang anak muda berusia 23 tahun, cerita ini dimulai. pembantaian? sudah biasa bukan di film film slasher, tapi di rampage seorang remaja bernama bill (fletcher) yang terlihat seperti remaja normal dan biasa biasa saja tiba tiba mempunyai inisiatif untuk menghabisi setengah warga kotanya, dimulai dengan menghancurkan kantor polisi dengan “car bomb” rakitannya sendiri, padahal sehari sebelum pembantaian dilakukan bill tidak melakukan hal hal yang aneh, hanya chit-chat dengan temannya evan (sipos) mengenai kehidupan yang sudah makin runyam di muka bumi ini, sosial, politik, global warming dan sebagainya. keesokannya bill goes berserk! membuat baju armor sendiri yang full kevlar, bill ke tengah kota dan membabi buta membantai seisi kota, dan terakhir pergi menemui sahabatnya evan, lalu apa yang dilakukanya? see it for yourself.

benar benar beda dari gaya uwe boll, film ini dibuat seperti film indie, pengambilan gambar yang amatir, bergoyang goyang dan out of focus, tapi justru disitu letak keunikannya, uwe boll seolah olah membuat film ini seperti itu mungkin, karena benar benar menyajikan sesuatu yang sangat berbeda dari atmosfir film film dia sebelumnya, dan penuh dengan doktrin doktrin yang gila serta anarkis didalamnya, walau setengah film ini berisi dialog dialog dan memperlihatkan pola hidup bill yang standar standar saja, tapi ketika sampai ditengah film saya langsung dikagetkan dengan aksi massal yang dilakukan bill di tengah kota, dan ketika hampir mendekati ending, dijamin anda akan tahu apa yang sebetulnya ada di benak bill dalam melaksanakan pembantaiannya tersebut.

Killing Spree!

dengan jajaran cast yang pas! sesuai dengan perannya masing masing, apalagi brendan fletcher yang memerankan bill sebagai tokoh sentral di film ini dengan sangat meyakinkan, well, film ini membuat saya terus menatap monitor selama kurang lebih 90 menit, pembantaian bill dijelaskan dengan sangat sederhana di akhir film ini, dan jangan lupa, ini adalah karya uwe boll! dijamin anda akan terbelalak, nice job uwe boll, nampaknya uwe boll benar benar selalu belajar dari kesalahan, dan itu dibuktikan dengan film barunya ini yang konon straight to DVD, nampaknya sang sutradara ini masih belum PD, hehe, at least you did a great job, tidak seperti sutradara indonesia yang tidak pernah belajar dari film film “konyol”nya yang dirilis, nampaknya masih lama era perbaikan industri film di kita, sambil berharap agar film film indonesia berkembang ke arah yang lebih baik, nikmati dulu rampage yang brillian dari uwe boll ini, enjoy!

One thought on “(Have You Ever Consider) Rampage?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s