Gegen die Wand / Head-On

Love Hurts!

Synopsis: Fatih Akin’s HEAD-ON (GEGEN DIE WAND) is a powerful film about sexuality and suicide, centering on two Turks living in Germany. Drunken loser Cahit (Birol Unel) drives his car into a wall; Sibel… [More]

Starring: Birol UnelSibel KekilliCatrin StriebeckGuven KyracMeltem CumbulCem AkinAysel IscanDemir GokgolStefan Gebelhoff

Director: Fatih Akin
Screenwriter: Fatih Akin
Producer: Stefan SchubertRalph Schwingel
Studio: Strand Releasing

masih dalam rangka pemutaran film film fatih akin, sekarang saya berkesempatan untuk membahas film yang disebut sebagai salah satu masterpiecenya fatih akin yaitu gegen die wand (head-on), film romantis ekstrim ala fatih akin kalau boleh dibilang, hehe, yap, film gegen die wand ini benar benar menunjukan kebolehan fatih akin dalam menyajikan 2 insan manusia yang bertolak belakang dengan sangat emosional! kisah sederhana tapi menjadi rumit ketika cinta datang! siapa bilang cinta itu indah ya? hehe, dan untuk catatan film gegen die wand ini khusus untuk dewasa karena banyak muatan untuk “dewasanya” hehe, beruntung saya menontonnya di sebuah theater mini BBJ yang lumayan besar, hahaha, tapi tetap bukan masalah “dewasa”nya yang akan dibahas.

film ini menceritakan kisah cinta dua insan manusia bernama cahit tomruk (uenel) dan sibel (kekilli), cahit adalah seorang pria dewasa yang umurnya sudah menginjak kepala 4, hidup cahit berantakan, hancur, bahkan seperti orang gila! dia hanya bekerja sebagai pengumpul botol di salah satu klub musik di hamburg, ditambah kebiasaan mabuk mabukan yang sudah tidak mungkin dilewatkan cahit, sempurnalah hidupnya, hingga suatu malam cahit memacu mobilnya dalam keadaan mabuk dan menabrakan mobilnya ke dinding! beruntung dia masih hidup, dokter pun geleng geleng kepala karena ketidakwarasan cahit, tapi cahit tetap cuek. cerita pun dimulai ketika cahit diam di rumah sakit karena insiden tabrakan konyolnya, ada seorang wanita yang sama sama menjadi pasien di rumah sakit tempat cahit dirawat, wanita tersebut bernama sibel, sibel tiba tiba meminta cahit untuk menikahinya sesaat setelah suster memanggil nama cahit tomruk, nama khas orang turki. kontan cahit kaget dan menolaknya karena dia merasa sibel konyol tiba tiba mengajak pria tidak dikenal untuk menikahinya. setelah kejadian konyol itu cahit memutuskan untuk bersantai di kafetaria rumah sakit, dan kebetulan cahit melihat sibel yang sebelumnya mengajak dia menikah ada di kafetaria tersebut tapi dikerubungi keluarganya dan sibel terlihat seperti tertekan, sekarang cahit tahu sibel masuk rumah sakit karena percobaan bunuh dirinya yang gagal dan keluarganya makin menekannya karena perbuatan tersebut, padahal sibel hanya ingin pergi dari orang tuanya dan tinggal sendiri, tapi dalam adat sibel harus menikah agar bisa tinggal diluar tidak bersama orang tuanya dan mempelai prianya pun harus orang turki.

cahit sendiri adalah orang turki yang lama tinggal di jerman dan lupa akan bahasanya sendiri yaitu bahasa turki, melihat keadaan sibel yang memprihatinkan cahit pun memutuskan untuk mengabulkan permintaan sibel agar bisa menikah dan lepas dari tekanan orang tuanya, dengan syarat pernikahan mereka hanya kedok saja dan sibel harus mengurus tempat tinggal cahit yang “hancur”, bukan karena cahit benar benar mencintainya. maka cahit yang pemalas pun berusaha tampil sebaik mungkin di depan orang tua sibel agar mereka yakin mau melepas putrinya ke tangan cahit. pernikahan pun berlangsung, sekarang cahit dan sibel tinggal bersama, tapi hanya sebagai teman sekamar bukan sepasang suami istri, cahit pun masih bermain dengan wanita yang dari dulu selalu menemaninya “tidur” yaitu maren (striebeck) sementara sibel merayakan hidup mandirinya dengan pesta pesta dan berpetualang “seks” dengan beberapa pria yang dikiranya menarik. mereka berjalan bertolak belakang sebagai suami istri, tapi sibel tidak melupakan janjinya bahwa akan mengurus rumah cahit yang sudah seperti kapal pecah, dan membuat masakan untuk cahit. lama lama cahit pun terpesona akan ketulusan sibel dan kepolosannya, cahit jatuh cinta setelah sekian lama tinggal bersama sibel, hidup cahit jadi lebih teratur tidak sekacau dahulu, dan ternyata sibel pun merasakan hal yang sama. ketika mereka benar benar sudah saling jatuh cinta ternyata cahit dan sibel diberi cobaan yang tidak mudah dan bisa memisahkan mereka untuk selamanya.

untuk selanjutnya anda harus menonton sendiri untuk mengetahui akhir dari cerita pasangan yang hidup dengan keadaan yang sangat sulit ini, pasangan yang tidak mengenal satu sama lain hingga jatuh cinta, pasangan yang mempunyai banyak hal yang bertolak belakang dan sangat terpaut jauh dari umur mereka masing masing tapi masih bisa saling mencintai dengan tulus pada akhirnya. akting dari birol uenel pun sangat meyakinkan sebagai seorang pria yang hidup ancur-ancuran istilahnya, dan sibel yang lucunya diperankan artis bernama sibel keilli juga, wanita cantik muda dan bergairah, performanya? jangan ditanya, sangat sangat total! saya sendiri terkaget kaget dengan aktingnya yang menurut saya terlalu kasar dan vulgar, tapi toh ternyata memang disitu keahliannya. film fatih akin ini benar benar memberikan persepsi yang berbeda akan pasangan yang dimabuk cinta, karena realita kehidupan ternyata tidak seindah yang mereka bayangkan, dan seperti biasa kita disuguhkan 2 kebudayaan yang berbeda, dari hamburg hingga istanbul.

akhir kata, gegen die wand ini bukan film untuk semua orang, tapi benar benar bisa dinikmati jika anda ingin benar benar menontonnya, diluar kevulgaran dan kekerasan yang ekstrim di film ini, gegen die wand menyajikan sesuatu yang berbeda dalam menggambarkan 2 insan yang sedang jatuh cinta, oiya, tidak lupa ending yang menurut saya sangat pas, bukan ending kebanyakan film lainnya yang mengusung tema sejenis, ending dari gegen die wand benar benar membuka pikiran bahwa masa lalu adalah masa lalu dan masa depanlah yang harus kita kejar sekarang. sebuah film drama romantis yang berbeda dari fatih akin, semoga anda menikmatinya, enjoy guys!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s