Back Again… (for Last Time)

setelah entah berapa lama saya hiatus dari postingan terakhir saya, mohon maaf kepada para silent reader yang biasanya mampir ke blog saya untuk sekedar melihat review film film yang saya tonton alakadarnya, entah mengapa sebulan terakhir ini menjadi sangat berat bagi saya, saya harus bekerja, meneruskan cita cita saya setelah selesai mengerjakan skripsi, lulus, dan akhirnya diwisuda, hingga siklus kehidupan selanjutnya berlanjut, yaitu bekerja!

alhamdulilah saya diterima bekerja di salah satu perusahaan media terbesar di indonesia, well, walaupun pada akhirnya pekerjaan saya kembali lagi di depan komputer dan online, tapi rutinitas saya menonton film pun seperti berhenti begitu saja. beberapa hal yang menyebabkan saya berhenti menonton film selama sebulan (apalagi bulan bulan ini digempur film film berkualitas macam shutter island yang sudah saya nanti dan tak sanggup untuk menontonnya) adalah karena saya harus hijrah dari kota asal saya tercinta kota kembang kota paris van java dengan seadanya, ngekost di ibukota yang tidak seberapa, membawa diri dan peralatan alakadarnya, meninggalkan semua hiburan di rumah, puluhan giga koleksi film yang tidak sempat ditonton.

betul, saya mati akan hiburan disini, bekerja semi solitaire di perusahaan media ini, menatap monitor seharian, makan siang sendiri, merokok sendiri, bagaikan orang terasing, demi mencari rejeki dan pengalaman. saya bukannya mengeluh disini, tapi terdapat begitu banyak perbedaan yang sangat signifikan dalam hidup saya, yang biasanya sehari hari hidup normal, minimal seminggu menonton satu film, sekarang sudah hampir jalan sebulan saya hanya bisa menyaksikan highlight film film teranyar yang diputar di TV kabel di kantor saya, betul, sekarang saya hanya bisa berangan angan, menikmati hiburan, mereviewnya dengan santai, bukankah kata orang “bersakit sakit dahulu berenang renang ke tepian” yup, fuck those words!

hikmah yang mungkin saya ambil adalah, alhamdulilah saya tidak harus merepotkan orang tua saya lagi, merepotkan dalam segala hal, tidak masalah saya hidup sebatang kara disini, asal saya tidak menjadi beban orang tua saya lagi. walaupun begitu saya harus tetap mengingat jasa keluarga saya, dan sekarang saya tidak bisa hidup dengan santai lagi, salah satu siklus hidup yang harus dijalani dengan serius dan sungguh sungguh, miris ketika mengingatnya, tapi itu semua harus saya lewati, walaupun tanpa hiburan dan kehidupan sosial yang stabil.

akhir kata, jika saya sempat menonton pasti akan saya review, jika tidak, toh biarkan blog saya ini tenggelam dengan sendirinya, karena sudah tidak ada ruang lagi untuk kata kata saya yang tidak sempat dikeluarkan, mungkin jika saya ditemani PC kesayangan dan koleksi film yang belum saya tonton disini saya tidak akan menulis tulisan ini, well, semua ada masanya, dan sekarang waktunya saya untuk bersakit sakit sampai waktu yang tidak ditentukan, may y’all live long! enjoy.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s