Last Days

The Memory Of Kurt Cobain

satu lagi film dari gus van sant, terakhir saya menonton film karya beliau adalah paranoid parknya yang sangat depresif, sekarang saya disuguhkan cerita penggambaran kematian sang maestro grunge yaitu kurt cobain di hari hari terakhirnya, uniknya disini gus van sant menggambarkan sosok kurt cobain dengan perwujudan seorang pria bernama blake (pitt) yang tak jauh beda dengan kurt cobain, rambut pirang, setelan yang acak-acakan, merokok, memakai kacamata besar yang nyentrik sekaligus berperilaku aneh, blake disini tinggal di sebuah rumah besar di tengah hutan bersama beberapa orang temannya (yang saya kurang mengerti peran mereka disini adalah sebagai apa) blake berkelana ke hutan, berenang di sungai dan juga sering berbicara sendiri dalam perjalanan pulangnya kerumah, hal itu dijamin akan anda tidak mengerti dan pasti akan membuat bingung, sebenarnya apa yang sedang diceritakan gus van sant disini, karena sejak awal film ini dimulai kita sudah disuguhi adegan hening tanpa dialog selain blake yang berbicara sendiri dan berperilaku aneh selama hampir 13 menit film ini baru dimulai.

bagi anda yang tidak suka film hening, sunyi, lambat, dan hampir monoton sebaiknya jauhi film ini, karena disini gus van sant mencoba menggambarkan apa isi otak sang maestro grunge di hari hari terakhirnya sebelum meninggal, dan menurut saya digambarkan dengan sangat apik pula, jujur pertama saya menontonnya sangat bingung apa maksud dari tindakan tindakan yang dilakukan blake di rumahnya ini, sangat tidak berarti, selain masak, bernyanyi, bergumam, hingga akhirnya memainkan alat alat musiknya, tapi saya sadar, mungkin itulah yang dirasakan mendiang kurt cobain ketika dia menghadapai ajalnya yang sangat misterius. gus van sant menyajikannya dengan sangat sangat tidak bisa ditebak dan dimengerti sembarang orang.

overall, film ini patut diacungi jempol karena akting michael pitt sangat brilian, bagaikan melebur dengan karakter blake itu sendiri, dimana dia sangat terlihat seperti orang stres dan sakau, tidak jelas apa yang diperbuatnya, dan tidak jelas apa yang sedang dipikirkannya, sekali lagi, gus van sant berhasil membuat film biopic yang dibalut dengan bumbu fiksi tapi digambarkan dengan sangat jenius, apapun itu, kita tidak pernah tahu apa yang membuat kurt cobain mati, sama halnya dengan scene akhir di film ini, dimana blake hanya menatap langit langit gudang dengan tatapan kosongnya hingga esoknya ditemukan mati, entah apa yang ada dipikirannya, well, your choice then, enjoy!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s