TOKYO!

Out Of The Box!!!

sebuah film yang disutradarai oleh 3 sutradara dan akhirnya menghasilkan 3 cerita yang berbeda sekaligus, ada gondry, carax, dan bong! ada apa di 3 cerita ini, yang jelas semuanya menyimpan pesan yang dalam mungkin dan juga absurd dalam penyampaiannya, mengapa absurd? apakah anda pernah melihat orang yang tiba tiba berubah menjadi kursi? well, nanti akan saya ceritakan lebih lanjut, tapi yang jelas, ini adalah film film tipe “out of the box” tidak usah anda mencari kelogisannya, karena film film model ini biasanya diluar nalar kita, yang justru itu menjadi elemen menarik bagi saya, karena penasaran akan seperti apa akhir ceritanya nanti.

segmen pertama berjudul interior design gubahan gondry, cerita yang simpel dan mungkin cerita yang paling mudah dipahami maksudnya ketika anda pertama nonton film tokyo! ini, bercerita sepasang kekasih yang menumpang tinggal sementara di rumah temannya hanya untuk mencari kerja dan mencari tempat tinggal baru, tapi nyatanya mereka tidak kunjung mendapatkan tempat baru dan pekerjaan yang layak, hingga teman yang rumahnya ditumpangi merasa risih dari hari ke hari, dan menganggap bahwa mereka benar benar tidak berusaha sama sekali atau mungkin tidak berguna.

saya tidak akan cerita panjang lebar karena anda harus menontonnya sendiri, nampak seperti cerita biasa tapi mungkin anda akan bengong di pertengahan ceritanya nanti, cerita tentang bagaimana menjadi seseorang yang “berguna” untuk sekitarnya disuguhkan dengan unik dan lucu, tapi mengandung banyak makna.

Creature From The Sewer!

langsung di segment kedua ada merde, arahan carax, menceritakan merde, orang yang hidup di saluran bawah tanah atau mungkin sewer dalam bahasa inggrisnya, setiap dia keluar ke permukaan dia mengganggu dan menakuti orang banyak, hingga akhirnya orang orang menyebutnya “creature from the sewer” karena penampilannya yang aneh sekaligus lunatic mungkin, hingga akhirnya dia berhasil ditangkap oleh kepolisian setempat dan akan disidangkan di meja pengadilan karena aksinya terakhir telah memakan korban jiwa, tapi nampaknya tidak ada yang bisa berkomunikasi dengan merde, merde berbicara bahasa yang tidak ada orang yang mengerti, dan hanya seorang pengacara dari perancis yang paham akan bahasa merde, dan akhirnya pengacara tersebut datang membantu menterjemahkan apa yang ada di pikiran merde tersebut hingga tindakannya telah membuat banyak jatuhnya korban jiwa.

tidak bisa berbicara banyak soal segmen kedua ini, hanya satu kata : KONYOL, entah mengapa karakter merde disini sangat absurd, dimana ceritanya saja sudah absurd ditambah karakter super absurd, apalagi ketika “percakapan” antara pengacaranya merde dan dia sendiri, adegan yang membuat saya tertawa konyol, dan entah saya termangu sampai berakhirnya segmen kedua ini, susah untuk menyaring makna yang tersimpan, tapi hanya satu hal yang bisa ditangkap, anarkis!

Love Is Shaking...

segmen ketiga berjudul shaking tokyo, arahan bong, sang pembuat “the host”, film yang menceritakan seorang pria yang mempunyai penyakit yang disebut “hikikomori” yang kurang lebih artinya adalah penyakit dimana orang tersebut tidak pernah mau kontak mata dengan orang lain bahkan tidak mau bersosialisasi dengan orang lain hingga akhirnya tidak pernah meninggalkan rumahnya selama 10 tahun! well, sebuah sindrom yang menarik untuk diangkat menjadi suatu film, sampai akhirnya pria ini kontak mata dengan pengantar pizza yang selalu mengantarkan pizza padanya, dan pengantar pizza tersebut adalah wanita! hingga akhirnya pria ini berani untuk pertama kalinya keluar rumahnya hanya untuk menemui si pengantar pizza tersebut, tapi yang dia ditemui diluar rumahnya adalah sebuah dunia yang sama sekali sudah berubah.

dan hasilnya segmen ketiga ini adalah film yang paling artistik dari semuanya menurut saya, dimana seorang yang “tidak pernah keluar rumah selama 11 tahun dan tidak pernah kontak mata dengan siapapun” akhirnya memberanikan diri keluar rumah demi mencari wanita yang telah mengubah semuanya, tapi yang dia temui “diluar” rumahnya ternyata berbeda dengan apa yang dipikirkannya selama ini, ternyata semua orang sekarang adalah hikikomori! twist yang sederhana nampaknya, tapi mungkin paling berkesan di semua segmen yang disajikan di tokyo! ini.

no wonder, 3 segmen diatas benar benar sangat absurd, unik, dan sebagian memorable mungkin, tapi tidak ada kaitannya sama sekali antara 3 segmen tersebut, hanya satu kesamaan saja, yang tidak lain adalah semua berlatar belakang tokyo! kota paling dikenal di jepang mungkin, well, tidak bisa berkomentar banyak lagi, silakan tonton saja bagi yang penasaran akan alur ceritanya yang dari awal saya tekankan absurd, semoga anda menikmatinya, enjoy!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s