Interview with the Vampire: The Vampire Chronicles

The Dynamic Duo of All Time...

kapan terakhir kali anda ingat mega bintang hollywood tom cruise dan brad pitt main di satu film bersama? mungkin agak lupa ya? tapi mungkin kalau membicarakan suatu film klasik pada tahun 1990-an yaitu interview of the vampire, pasti orang bakal langsung tahu, oh betul! mereka disitu bermain bersama, dan jangan lupa, interview with the vampire tidak hanya diisi oleh mega bintang tom cruise dan brad pitt, tapi calon mega bintang lainnya yaitu kirsten dunst yang masih mungil, oiya jangan lupa icon jagoan latin antonio banderas serta christian slater aktor tahun 90-an yang sekarang lebih banyak bermain di serial televisi. jika bisa disimpulkan mungkin sebuah film vampire berkualitas dan diisi aktor aktor ternama mungkin hanya film ini saja yang bisa disebut. diangkat dari buku novelis anne rice, the vampire chronicles dibagi menjadi 3 buku, dan interview with the vampire ini adalah adaptasi dari buku pertamanya, lalu apa yang terjadi dengan buku kedua dan ketiga? mungkin anda mengira sisa dari buku anne rice tidak difilmkan, tapi apakah anda ingat film berjudul queen of the damned? yap, cerita tentang vampire yang bertransformasi menjadi rockstar gila, hingga lagu lagunya membangkitkan sang ratu vampire dan dia adalah lestat, yup betul! queen of the damned adalah adaptasi bebas dari novel anne rice yang masih menceritakan lestat, bedanya di interview with the vampire tom cruise yang menjadi sang lestat, sedangkan di queen of the damned adalah stuart townsend yang menjadi lestat ditemani mendiang aaliyah sebagai queen akasha, well dua duanya saya suka dibalik dari semua kekurangannya, tapi sekarang kita akan membicarakan the masterpiece dari novel anne rice itu sendiri yaitu interview with the vampire.

interview with the vampire adalah sebuah film yang menceritakan tentang perjalanan seorang vampire yang sudah mengarungi dunia selama 200 tahun yaitu louis (pitt) hingga pada suatu waktu ada seorang reporter yang selalu mengikuti louis hingga akhirnya diperbolehkan louis untuk bertemu dengan dirinya, dia adalah malloy (slater) pria yang mempunyai banyak pertanyaan pada sosok louis, tapi yang membuat malloy terkaget kaget adalah bahwa louis adalah seorang vampire, maka mau tidak mau malloy harus menyelesaikan ceritanya dan bersiap mendengarkan cerita louis dari awalnya manusia biasa hingga menjadi vampire. louis menceritakan perjalanan hidupnya dari abad ke-18, dari hanya seorang pria biasa yang putus asa dan sedih karena ditinggal mati istri dan anaknya hingga louis memutuskan untuk mati konyol, tapi hal tersebut disaksikan oleh lestat (cruise) seorang vampire yang tertarik untuk memberi “kehidupan” baru pada louis yang sudah putus asa tersebut, tanpa basa basi louis digigit dan menjadi seorang vampire malam itu juga, louis merasa mempunyai kehidupan baru, apalagi lestat yang senang akan “murid” barunya yang baru lahir. tapi seiring perjalanan hidup mereka, louis adalah seorang vampire yang masih mempunyai naluri manusia, tidak tega membunuh manusia hanya untuk meminum darahnya, sedangkan lestat memang sudah terbiasa hidup seperti itu, maka louis dan lestat pun sering beradu argumen yang menyebabkan kebencian dari louis pada lestat.

hingga suatu waktu lestat sadar bahwa louis hanya kesepian di hidupnya yang abadi tersebut, maka lestat pun “melahirkan” seorang vampire baru, dan dia adalah seorang gadis cilik bernama claudia (dunst), lestat harap louis akan menganggap claudia seperti anak gadisnya sendiri, tapi hal itu tidak pernah berhasil dikarenakan claudia adalah vampire baru yang selalu haus akan darah, dan louis sudah berupaya untuk membuat claudia tidak terpengaruh ajaran lestat yang ekstrim, maka mereka pun berupaya untuk melenyapkan lestat sebagai “penciptanya” sendiri, apakah louis dan claudia sanggup hidup tanpa lestat yang telah mengajarinya banyak hal tentang bagaimana caranya bertahan hidup sebagai vampire di muka bumi? atau mungkin mereka tidak akan pernah lepas dari genggaman lestat?

Way Better from Stephanie Meyer...

film yang berdurasi hampir 2 jam pas ini dijamin akan menyuguhkan suatu perjalanan epic seorang vampire yang dibalut dengan sangat kelam bahkan puitis dalam dialog dialog yang tersaji didalamnya, entah kenapa saya lebih prefer film vampire buah karya anne rice yang lebih elegan daripada film vampire remaja yang sedang naik daun sekarang yaitu twilight series buah karya stephanie meyer, bukan ingin menjelekan meyer, tapi jujur, imej vampire yang kelam dan mengerikan agak sedikit “terkoyak” setelah twilight series muncul, oleh karena itu saya kembali menonton film klasik dari tom cruise ini untuk sekedar mengobati rasa kangen saya akan film film vampire yang berunsur kelam dan mengerikan, jujur saja, dalam interview with the vampire juga tidak lepas dari tema percintaan, tapi entah mengapa, tema tersebut disajikan dengan sangat baik tanpa mengurangi unsur unsur utama dalam film vampire, beda halnya dengan twilight series, yang lebih mirip cerita romantis remaja “dibumbui” cerita vampire, tapi ya mau bagaimana lagi, pasar yang menjawab, jelas sudah twilight series laku keras melihat potensi remaja saat ini yang memang menyukai film film percintaan remaja. dibalik semua itu, interview with the vampire pasti akan selalu diingat sebagai film vampire yang mempertemukan mega bintang tom cruise dan brad pitt, dan juga sebagai sebuah film vampire yang legendaris di masanya hingga sekarang.

bagi anda yang rindu film film vampire yang berunsur kelam dan “eerie” mungkin seri dari anne rice ini bisa menjadi pilihan utama (atau bahkan wajib) dikarenakan gaya penceritaannya yang klasik sekaligus memorable, dijamin anda akan selalu ingat dengan aksen vampire ala brad pitt yang unik serta dialog dialognya yang bisa dibilang puitis atau mungkin teriakan mengerikan dari vampire mungil claudia yang diperankan dengan sangat sempurna oleh kirsten dunst. selain itu mungkin queen of the damned yang masih menceritakan lestat bisa dilirik oleh anda, walau secara kualitas memang jauh, tapi saya tetap suka karena queen of the damned menawarkan sesuatu yang “beda” sekaligus brilian dimana musik rock dan metal dipadu padankan dengan nuansa vampire yang “dark” dan “gothic”, hehe, apapun itu, semua adalah pilihan anda, selamat menikmati, enjoy!

10 thoughts on “Interview with the Vampire: The Vampire Chronicles

    1. waduh, justru gampang dicarinya kok gara gara film lama, hehe, di tukang dvd bajakan pasti ada deh, saya sendiri donlod ini film, hehe, silakan cari aja terus tonton, gak akan rugi deh, film vampire klasik dan elegan ini :D

  1. TOP BUANGET DAhh film Interview With The Vampire. Tapi saia lebih suka The Queen of The Damned. Very Awesome Vampire Rock Superstar :-D

    1. yep, agreed, dua duanya bagus, queen of the damned juga gw suka banget karena menggabungkan unsur musik keras dan darah, so, emang l’estat is the best vampire dah pkknya :D

  2. gan, sesama Pecinta Film Vampire. Tolong dong beri info tentang film-film vampire ke gue yah di twitter @Selvia_Wan di nmr hp gue juga boleh gan… 081268913929 thank’s.

    1. Film vampire banyak kok yg bagus2, salah satunya ya interview with the vampire ini, sisanya masih ada blade, bram stoker’s dracula, daywalkers dll… search aja googling mba :D

  3. Saya juga lebih suka film2 vampire yg terkesan klasik, dibanding yg modern yg sedang booming sekarang.

    1. Hehehe wajar sih, kalau skrg kan film vampirnya disesuaikan sama trend anak muda, tapi siap2 loh sama film terbarunya yang bikin Interview with the Vampire ini, tahun ini dia balik lagi bikin film vampir judulnya Byzantium, kayaknya pakem vampir modern tapi tanpa ninggalin ciri khas si Interview with the Vampire, wajib masuk daftar tontonan tuh :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s